Kombinasi Bisnis atau Penggabungan Usaha
Oke gaess...
jadi, pada tulisan kali ini, saya akan membahas tentang definisi, macam, dan
contoh kombinasi bisnis.. tapi, yang saya contohkan hanya gambarannya saja ya,
tidak sampai pada perhitungan maupun jurnal transaksi nya... mungkin di
postingan selanjutnya bakal w bahas tentang perhitungan dan jurnal nya...
langsung aja..
Okeh, kita awali
dengan pengertian kombinasi bisnis. Apasih kombinasi bisnis itu? Kombinasi
bisnis adalah transaksi yang dilakukan oleh suatu perusahaan agar dapat
mengendalikan satu atau lebih perusahaan lain. Gampangnya, kombinasi ya
gabungan. Gabungan antara 2 perusahaan atau lebih. Nah, yang perlu dipahami
nih, bahwa kombinasi bisnis ada beberapa macam. Apa aja.? Kita bahas satu –
satu. (aku sayang kamu.. dua – dua kamu ga sayang aku... tiga – tiga
apasih?????? :v)
1. Merger
Apa itu merger? Yaitu
transaksi dimana suatu perusahaan mengambil alih perusahaan lain. Dimana,
perusahaan yang mengambil alih tersebut memperoleh seluruh aset dan liabilitas
dari perusahaan yang diambil alih nya tersebut. Sehingga perusahaan yang
diambil alih tadi berhenti beroperasi atau menghilang dari permukaan bumi,
layaknya terkena efek jentikan jari nya thanos setelah mendapatkan semua
invinity stones. Apasih :v
Biar gampang, w kasih
contoh gambarannya ya.
Sehingga, PT. B berhenti beroperasi atau menghilang
begitu aja. Yang ada hanya PT. A.
Sehingga, semua aset dan liabilitas PT.B dimiliki atau
dikuasi PT. A.
Jadi semua aset PT. B jadi punya PT. A
Semua liabilitas/ hutang/ kewajiban PT.B juga wajib
dilunasi oleh PT. A karena telah mengambil alih PT. B
Contoh dalam dunia nyata atas kejadian merger ada pada
tahun 2008. Dimana saat itu masih ada Bank Lippo dan Bank CIMB Niaga. Dimana
saat itu Bank Lippo menguasai 40% saham dan Bank CIMB Niaga menguasai 60%
saham. Nah, kedua perusaahan tersebut melakukan merger. Dimana Bank CIMB Niaga
mengambil alih Bank Lippo karena Bank CIMB Niaga sebagai pemilik saham
terbesar. Sehingga Bank Lippo berhenti
beroperasi karena semua aset dan liabilitas nya dikuasi oleh Bank CIMB Niaga.
Dan yang ada tinggal Bank CIMB Niaga tersebut. Bank Lippo sudah lenyap ditelan
Bank CIMB Niaga.
Uwaw. Sungguh emezing. Emang kalo kita udah punya
kekuasaan, bisa dengan mudahnya melenyapkan orang lain. Apasih :v
2. Konsolidasi
Simpel nya, konsolidasi
yaitu gabungan dari beberapa perusahaan sehingga membentuk perusahaan baru.
Contoh kejadian transaksi
konsolidasi yaitu pada tahun 1998 dimana saat itu ada 4 bank yang termasuk
BUMN. Yaitu Bank Ekspor – Impor, Bank
Dagang Negara, Bank Bumi Daya, dan Bank Bapindo. Dimana keempat bank
tersebut berkonsolidasi sehingga membentuk perusahaan baru yang bernama Bank
Mandiri.
Lalu bagaimana dengan
semua aset dan liabilitas yang sebelumnya dimiliki oleh masing – masing keempat
bank tersebut?????
Ya auto bersatu dan
dimiliki oleh perusahaan yang baru terbentuk atas hasil konsolidasi tadi. Yaitu
dimiliki oleh Bank Mandiri.
Sehingga, keempat bank
tadi hilang/ lenyap. Trus muncullah Bank Mandiri. Seperti pepatah, apabila
gugur satu, akan tumbuh sepuluh ribu.... eitsss... tapi ini justru malah
berbanding terbalik, apabila gugur empat, akan tumbuh satu tok... aowkoawkoawk
3. Akuisisi
Akuisisi saham, yaitu
membeli saham suatu perusahaan, baik secara tunai ataupun membayar dengan
sekuritas lain (saham atau obligasi). Akuisisi bisa dilakukan dengan cara :
a. Manajemen perusahaan
langsung menawarkan kepada manajemen perusahaan yang akan diakuisisi/ saham
yang akan dibeli
b. Manajemen perusahaan
menawarkan pemegang saham perusahaan yang akan dibeli.
Nah, contohnya tuh PT. Holcim Indonesia Tbk mengakuisisi
PT. Lafarge Cement Indonesia, dengan tujuan untuk meng-cover permintaan di
wilayah Sumatera.
Ya, sekian
tulisan kali ini... yaudah sih gitu aja


Komentar
Posting Komentar